![]() |
| Kita yang Pernah Hilang Lalu Pulang. (Foto: KLI) |
Keistimewaan buku ini terletak pada kemampuannya membawa pembaca mengikuti perjalanan rasa secara bertahap. Kisah tidak berhenti pada saat cinta ditemukan, tetapi bergerak menuju bagaimana sebuah hubungan dijaga, bagaimana keretakan hadir, bagaimana kehilangan diterima, dan bagaimana sesuatu yang pernah hilang dapat kembali ditemukan dengan cara yang lebih dewasa. Perjalanan tersebut menjadikan buku ini tidak hanya berbicara tentang cinta, tetapi juga tentang pertumbuhan manusia di dalam pengalaman yang dilaluinya.
Dari pertemuan pertama hingga kesempatan untuk memilih kembali, buku ini memperlihatkan bahwa cinta dapat berubah bentuk seiring waktu. Cinta yang pada awalnya hadir sebagai rasa ingin tahu, kemudian tumbuh menjadi kenyamanan, berubah menjadi keterikatan, mengalami ujian, lalu menemukan kembali maknanya setelah melewati kehilangan. Pada akhirnya, pembaca diajak memahami bahwa pulang bukan selalu tentang kembali ke tempat yang sama, melainkan tentang menemukan kembali seseorang dengan hati dan cara pandang yang telah bertumbuh.
Semoga buku ini dapat menjangkau pembaca yang luas, menjadi bagian dari perjalanan banyak orang, serta memberikan pengalaman membaca yang hangat dan berkesan. Semoga setiap halaman di dalamnya mampu menemukan pembacanya sendiri, sebab barangkali di antara sekian banyak kisah tentang kehilangan dan kepulangan, ada satu cerita yang terasa begitu dekat dengan kehidupan kita.
| Judul Buku | : | Kita yang Pernah Hilang Lalu Pulang |
|---|---|---|
| Penulis | : | Dhida Meilando Cahyo Rio Utomo |
| Ukuran | : | 14x 20 cm |
| Jumlah | : | 121 halaman |
| ISBN | : | - |
| Harga | : | - |
| Stok Buku | : | Tersedia |
| Pemesanan | : | 089513180587 (WhatsApp) |

0 Komentar