![]() |
| Menegaskan Kembali Tradisi NU Merawat Warisan, Menjawab Zaman. (Foto: Karya Litera Indonesia) |
Tradisi NU dalam buku ini dipahami sebagai “ingatan kolektif” yang hidup: bukan fosil yang dibekukan, melainkan nilai yang bergerak, berdialog, dan beradaptasi setiap perubahan zaman. Dari pesantren, kiai, ritual keagamaan, hingga laku sosial kemasyarakatan, semuanya merupakan ekspresi Islam yang membumi—Islam yang santun, moderat, dan berakar kuat pada prinsip Ahlussunnah wal Jama’ah. Di sinilah tradisi menjadi jembatan antara teks dan konteks, antara kesetiaan pada warisan ulama dan keberanian menjawab tantangan zaman.
Buku ini tidak dimaksudkan sebagai pembelaan yang reaktif, apalagi glorifikasi tanpa kritik. Ia ditulis sebagai ajakan untuk menegaskan kembali makna tradisi sebagai ruang ijtihad sosial dan kultural. “Tradisi dirawat bukan karena ia tua, tetapi karena ia mengandung hikmah; tradisi dijaga bukan untuk menghindari perubahan, melainkan agar perubahan tetap beradab dan berakar.”
| Judul Buku | : | Menegaskan Kembali Tradisi NU (Merawat Warisan, Menjawab Zaman) |
|---|---|---|
| Penulis | : | Wawan Purwadi |
| Ukuran | : | 14x20 |
| Jumlah | : | 349 halaman |
| ISBN | : | 62-6438-3343-809 |
| Harga | : | - |
| Stok Buku | : | Tersedia |
| Pemesanan | : | 089513180587 (WhatsApp) |

0 Komentar